BAKSO SARJANA

(Catatan Otak Kaki Shohib Kaizar Annaovalls)

Sebuah karya seni dalam cerita pendek (sinopsis) film indie dengan tujuan kritik sosial terhadap pemerintah dengan sebuah kebijakan-kebijakannya, mengingat terlalu minimnya lapangan pekerjaan dan permasalahan yang kompleks di negara ini.

Berawal dari persahabatan tiga mahasiswa semester akhir di salah satu PTN di madura yang berbeda jurusan, yaitu dari Fakultas Hukum, Ekonomi dan Teknik. Dimulai sebuah cerita tiga mahasiswa yang setelah ini akan menjadi calon sarjana dan sekaligus akan menambah daftar nama pengangguran di negara ini.

Prosesi wisuda pun dimulai, dengan mata melotot tiga mahasiswa tersebut seakan tidak percaya karena ketiganya mendapat predikat KUMLOUD dengan IPK 3,9 sekaligus menyandang peredikat SARJANA MUDA.. bahagia rasanya melihat semua itu tapi sesekali kesedihan sejenak melintas dikepala mereka “Sirait dari Medan, Bejo dari Jawa dan Sahit dari Madura”.

Setelah kelulusan para SM (Sarjana Muda) ini berpisah sementara untuk kembali ke kampung halamannya sambil mencari pekerjaan. Dalam perjalanannya selama mencari kerja mereka selalu mengeluh “kalo begini lebih baik jadi (MA) Mahasiswa Abadi.” .... Ternyata KUMLOUD pun bukan jaminan kalo tidak ada pelicin alias UANG.. benar kata orang UUD kepanjanganya Ujung-Ujungnya DUIT.

Rasa putus asa menghampiri Sirait seakan-akan menjadi sia-sia empat tahun lamanya menunggu sebuah gelar, yang akhirnya Sirait pun pamit “Mak.. kalo begini akku kembali saja ke Madura.. siapa tahu aku sama Bejo dan Sahit punya jalan keluarnya..” pertuamuan SM (Sarjana Muda) tersebut akhirnya terjadi setelah sebulan berpisah.

Satu pekan berlalu sedikitpun tidak menampakkan hasil, dibenaknya hanya ada bagaimana kita bisa ngisi perut.... tak lama kemudian SM (SarjanaMuda) ini merencanakan sesuatu dengan membuka usaha sendiri agar tidak kelaparan dan tidak membuat malu “Almamater”.

Bermula dari otak si Bejo, “gimana kalo kita buka usaha rental komputer”... buat Sirait bukan Rental tapi Loundry atau Car Wash dan kemudian beda dengan Sahit.. ia lebih ke arah kuliner yaitu jualan BAKSO.. serentak yang lain kaget “hah... bakso” dan sirait pun menyelah... Sarjana,.... jualan... "... "yah..! bakso sarjana.." jawab sahit sambil tersenyum...

Menurut Sahit, dimata orang tukang bakso rendah derajatnya tapi tidak untuk untuk aku... dengan catatan kita kemas berbeda. Sepakat....!??! meraka lantas mencoba usaha barunya dengan modal pas-pasan..

Dengan bekal keilmuan yang di enyam selama kuliah, mereka mencoba memodifikasi usahanya sesuai dengan kemampuannya. Diarenakan Bejo lulusan FE maka tugasnya mengatur keuangan dan manajemen, kan sudah mendapat kuliah PENGAMEN (Pengantar Manajemen). Tugas Sirait membuat program bagaimana konsumen mudah dalam memesan ditambah pemasaran via internet dengan membuat Website BAKSO SARJANA dan tugas Sahit mengurus izin usaha (SIUP) lebih lengkapnya urusan administrasi.

Tiga hari kemudian tepatnya malam hari, meetingpun dimulai untuk merealisasikan usahanya. Dengan tidak mengurangi rasa hormat akhirnya gelar sarjana pun dijadikan sebagai menu masakan. Pertama SH (Special HOT), SE (Special Egg), dan ST (Special Taste)... terlebih lagi bagaimana perlindungan terhadap konsumen dan hak cipta, yang jelas nantinya menjadi tugas si Sahit. Tambahan dari Bejo “DO” (Delivery Order) maksudnya berapa porsi pembeli memesan, dan juga “SKS” bukan (Sistem Kebut Semalam) layaknya dosen memberi tugas kepada mahasiswa akan tetapi (Siap Kerjakan Segera) sebuah kata yang tepat untuk motivasi dalam bekerja.. ujarnya...!

Karena gegigihan mereka, akhirya usahanya tersebut sampai ditelinga Anggota Dewan setempat dan DEPNAKER serta para Dosen bahkan REKTOR, karena ulah Sirait memasang iklan. Cacian dari para dosen pun terdengar ditelinga mereka “mahasiswa ko’ ga’ intelek”. Tak lama kemudian warung mereka didatangi Anggota Dewa Komisi B (tenaga kerja) dan terjadilah sebuah dialog kecil.

AD : “berapa tahun kuliah?”

Bejo : “njeh.. tiga setengah tahun pak, tapi karena kampus kita wisudanya setahun sekali yach mau tidak mau empat tahun... dech!”

AD : “kenapa tidak mencoba usaha yang lain”

Sirait : “tak bissa la pak, banyak sekkali TKI di malaysia karena disini sulit kali kerja”

Sahit : “kami bangga dengan semua ini pak.., tak iyeh kadu’....”

AD : “ya sudah kalo begitu saya akan bantu kalian agar kalian diperhatikan oleh pihak terkait” .. “sarjana muda seperti kalian tidak pantas kerja begini,... yah.. minimal lebih layak bagi seorang SM”...

AD : “ok... kalo gitu saya pesan 2 SKS”... bisa....?!??

Serentak mereka bertiga mengjawab... "ooow.. bisa.. bisa pak...!"

Bejo bertanya : "oia.. bapak mau pesan menu apa, disini ad SH, SE, dan ST..."

AD : "apalagi itu.... masak bakso punya titel... hahaha.

Bejo : "hee... SH itu spesial HOT, SE itu Spesial Egg, nah.. kalo ST itu Special Taste... bapak mau yang mana..?

AD : aduh.. kalian tu memang bisa aja.... oke.. deh.. saya pesan SH.... "kalo ada Drs atau Ir.."... sambil tersenyum...

Ending dari cerita ini akhirnya SM (Sarjana Muda) tersebut sukses dan bisa mengiuasai pasar kuliner BAKSO dengan membuka cabang di daerah lain karena ada seorang investor yang tertarik setelah sirait mengirim e-mail ke semua pengusaha kuliner.

0 komentar:

Poskan Komentar

plisst comment...!!

 
© Grunge Theme Copyright by shohib kaizar'z | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks